Dalam Novelnya, Raditya Dika pernah bercerita tentang masa-masa konyol yang dia alami saat di Sekolah Dasar, seperti menulis surat cinta kepada anak yang ditaksirnya. Mungkin kita juga pernah punya pengalaman berkesan selama menghabiskan masa Sekolah Dasar, apakah itu pengalaman menyenangkan, atau bahkan pengalaman buruk yang tidak ingin kita ingat-ingat lagi. 

Saya sendiri semasa SD dulu punya pengalaman yang kurang menyenangkan, tapi kini saya sadari cukup menarik untuk dipelajari. Di kelas saya, ada fenomena "pengelompokkan" anak secara tidak sengaja. Saya ibaratkan mereka tergolong dalam beberapa "kasta. Kasta paling tinggi adalah "bos-bos" kelas, sebut saja namanya Anto dan Anti. Anto dan Anti ini sangat ditakuti di kelas, mereka suka sok mengendalikan orang lain, Anto bisa membuat orang yang melawannya mimisan dengan sekali tampar, sedangkan Anti otaknya lumayan encer namun sering ngebully anak-anak cewek yang sedikit saja terlihat centil.

Read more »

Saya terpantik untuk membuat tulisan ini sesaat setelah saya menonton presentasi pak Suyanto, tentang Artificial Intelligence di salah satu kegiatan Tedx. Sebenarnya bukan disebabkan presentasi beliau tentang kecerdasan buatan, tapi lebih karena kisah Pak Suyanto yang beliau sampaikan di tengah presentasi tersebut.

Beliau bercerita tentang seorang mahasiswanya yang berhasil membuat karya yang mengagumkan bahkan bagi ilmuwan luar negeri. Salah satu hal yang mempengaruhi pencapaian mahasiswa tersebut adalah support dari sang dosen.

"mahasiswa itu adalah resource yang luar biasa, dan tugas saya hanyalah sedikit saja membangkitkan semangat mereka dengan kata-kata positif. Dan itu hasilnya sungguh luar biasa. Saya saja heran, saya sebenarnya pernah mengucapkan apa kepada kalian (mahasiswa)" kata pak Suyanto.

Read more »

Sepanjang sejarah Islam, wanita memiliki peran penting dalam menyebarkan kalimatullah.

Banyak contoh dari wanita-wanita hebat telah disebutkan oleh Nabi Muhammad Saw, yang memuji keutamaan Maryam, Asiyah istri Fir’aun, Khadijah ra ibunda kaum mukmin, dan Fatimah ra putri dari Nabi Muhammad Saw. Wanita-wanita hebat ini adalah teladan utama dalam hal produktivitas bagi muslimah modern yang ingin mencapai keseimbangan di antara kehidupan keluarga, pekerjaan, dan terutama agama mereka. Mari kita amati 4 orang wanita ini dan kita lihat apa yang dapat kita pelajari dari mereka.

Read more »

Di tahun pertama kuliah, saya terpukau dengan sebuah buku dari Prof Quraish Shihab yang berjudul Logika Agama. Bagi saya, salah satu bagian yang menarik di buku itu adalah percakapan antara Prof Shihab dengan sang Mursyid, percakapan antara seorang guru yang teduh dan muridnya yang haus ilmu. Saya ikut tercerahkan.


Tidak hanya itu, keinginan membekas dalam batin saya setelah meninggalkan lembar terakhir buku itu. saya menginginkan seorang mursyid. Saya juga ingin merasakan terbukanya sanubari dengan hikmah, berkali-kali.

Memiliki mursyid, pernah terselip dalam doa saya dahulu. Mungkin sama dengan sebagian orang, saya sangat menyukai tibanya pemahaman baru berkat pengajaran darii orang lain atau pengalaman yang saya alami sendiri.

Memiliki mursyid, menurut saya sangat perlu untuk mengevaluasi diri dan apa yang saya lakukan. Saya senang diberitahu jika salah dan diberikan nasihat tentang kehidupan. Saya mencintai tiba saat datangnya pencerahan.

Read more »

*dari dua kata di atas, mana yang sering kamu lakukan? :-D

apa itu sabar?
pertama, sabar itu bukan berarti menyerah pada keadaan dan gak berusaha mencari jalan keluar dari masalah yang dihadapi (ini pasti semua udah paham lah ya). kedua, sabar itu banyak macamnya; ada yang disebut "hilm" yaitu nahan diri dari kemarahan, ada juga "kitman", menahan diri dan memelihara rahasia, lalu "iffah" menahan nawa nafsu dan hasrat seksual, dan lain-lain.

ulama membagi sabar menjadi beberapa macam, tapi dari bentuk kegiatannya sabar digolongkan menjadi dua; sabar menghadapi cobaan yang sifatnya jasmaniah, dan yang sifatnya rohaniah.

yang terakhir ini beberapa contohnya sudah saya sebut di atas. Sabar rohani (disebut "rohaniah" mungkin karena gangguannya berasal dari hawa nafsu/ gangguan psikologis) walaupun sepertinya sederhana, tapi gak mudah dijalani :D

kenapa? karena saking "sepele" nya bagi kita, kita jadi sering lupa untuk bersabar. penyakit, luka, gelisah, sedih, resah, rasa tidak aman, takut adalah beberapa contoh gangguan psikologis yang bisa jadi ladang pahala jika kita bersabar dengan kesabaran sempurna (shabrun jamilun). 

Read more »

Blogger news

Blogroll