Muslims in Psychology I

Oleh : Muhammad Awais Thahir (Author blog Islam and Psychology)

Rasulullah Muhammad Saw boleh jadi merupakan pionir psikologi modern. beliau mengimplementasikan petunjuk ilahiah yang dibukakan Allah swt untuk beliau. beliau membangun fondasi negara sebagai akhir dari sekat superioritas dan inferioritas. aturan-aturan keadilan dan persamaan serta tidak adanya perbedaan di antara kulit hitam dan kulit putih, arab dan non-arab, adalah langkah nyata dalam mencapai persaudaraan universal. Nabi Muhammad Saw telah memberi solusi untuk semua prasangka, menghapus konsep ingroup dan outgroup (sikap yang dinamakan etnosentris, yakni adanya anggapan bahwa kebiasaan dalam kelompoknya merupakan yang terbaik dari kelompok lainnya -Gwan) dan mengajak seluruh dunia untuk datang di bawah naungan Islam.
bertafakkur adalah bagian dari kehidupan Nabi Muhammad saw. beliau menghabiskan banyak waktunya di gua hira sebelum kenabiannya dan bertafakkur di sana, yang mana ia memperoleh kecerdasan emosi tertinggi karenanya. beliau mampu mencapai keseimbangan sempurna antara spritualitas dan logika, dan membuatnya memliliki kekuatan keyakinan yang tiada tara.


ada banyak sabda Nabi saw yang dapat dijadikan terapi yang sempurna untuk depresi. sebuah sabda sederhana dari Nabi saw "lihatlah orang-orang yang dibawahmu dalam urusan duniawi, dan orang-orang di atasmu dalam urusan agama" adalah bukti dari terapi depresi. Nabi Muhammad saw menempatkan perhatian besar dalam mewujudkan jati diri. "siapa yang mengenal Tuhannya, maka ia mengenal dirinya" beliau memberikan "latihan" sederhana yang akan membantu seseorang mendapatkan spritualitas dan akan membantunya dalam menemukan jati dirinya. beliau menggunakan motivasi dasar dari CINTA dan RASA TAKUT sebagai dorongan untuk menjauhkan mereka dari maksiat. beliau tahu bagaimana menaklukan hati. beliau memberitahu kita akan pentingnya menghabiskan waktu untuk diri sendiri. ia mengarahkan stres pada latihan, yang mana secara alami melepaskan hormon anti-depresi. beliau banyak tersenyum. semua sahabatnya berpikir bahwa dirinya lah yang paling dekat dengan Nabi. inilah puncak dari kecerdasan emosional. tidak ada yang pernah mencapai kecerdasan emosional (emosional quotient) melebihi ini. sebagaimana Goleman telah menyebutkan dalam buku the Five Stage of  EQ. menurutku (Muhammad Awais), the sixth stage of EQ. (enam tingkatan EQ).

Nabi Muhammad Saw banyak menekankan shalat berjamaah sehingga shalat (tidak berkisar) pada ibadah belaka, namun sebuah metode untuk keluar dari kesepian dan bertemu orang-orang disekitar anda. saat Fath Makkah (penaklukan kota Mekkah) beliau bersabda "pergilah! kalian semua merdeka hari ini. tidak ada balas dendam untukmu". beliau tidak menaklukan dunia dengan pedang. melainkan beliau mengajarkan kita bagaimana menaklukkan dunia dengan intelektual, logika, kebijaksaan, dan sopan santun.
kesehatan yang baik, ketinggian dan kemurnian spiritual, kejernihan pikiran, perbaikan niat dan tujuan, pembangunan karakter, adalah capaian meyakinkan yang timbul dari hasil mengikuti (ittiba') Sunnah Nabi Muhammad Saw.


Penerjemah : Gwan Aydrus

7 comments

  1. bener banget ukhti, apa lagi saat sy sibuuuk, sholat adalah tempat untuk mengendorkan seluruh otot dan saraf, bertemu saudara muslim yang lain bikin darah juga berjalan lancar ...
    Islam is The truth ... englishnya bener nggak??
    .....
    tanya nih, kalau buat posting tulisan arab gmn caranya ?? sukron ....

    ReplyDelete
  2. Islam is The truth <-- bisa :p

    posting tulisan arab yah? di kompi nya (manggilnya apa nih? mas/kak/pak?) ada language bar gak? kalo ada, aktifkan bahasa arab (arabic) trus ketik seperti biasa aja.

    ReplyDelete

Blogger news

Blogroll